Google I/O 2019 – Flutter!

Google I / O adalah Acara konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh Google di San Francisco, California. Konferensi ini ditujukan untuk developer dimana Google mengumumkan perangkat keras, perangkat lunak, dan berbagai pembaruan terbaru untuk aplikasi dan layanan yang ada. Google I/O juga menyediakan sesi mendalam teknik tinggi, difokuskan untuk membangun situs web, mobile, dan aplikasi yang digunakan untuk perusahaan dan teknologi web terbuka seperti Android, Google Chrome, Chrome OS, Google API, Google Web Toolkit, App Engine, dan lain-lain. Pada blog kali ini kita akan membahas rekap Google I/O tentang Flutter.

Flutter adalah toolkit UI portabel Google untuk membangun real aplikasi yang menarik untuk seluler, web, dan desktop dengan basis kode tunggal. Tahun lalu (2018), pada acara Flutter Live pertama, Google memberi pratinjau awal tentang proyek “Hummingbird” mereka untuk memindahkan Flutter melampaui ponsel dan ke web. Dan di Google I / O tahun ini, mereka berbagi demo untuk Flutter Web.

Pada konferensi Google I/O tahun ini, Flutter telah naik ke level yang berbeda. Flutter bukan hanya alat pengembangan ponsel untuk iOS dan Android. Tidak hanya itu! Flutter merupakan platform yang digunakan  untuk mengembangkan aplikasi yang dapat dijalankan setiap layar!

– Flutter for Web

Flutter untuk web adalah implementasi Flutter yang kompatibel dengan kode yang dirender menggunakan teknologi web berbasis standar: HTML, CSS dan JavaScript. Dengan Flutter untuk web, kita dapat mengkompilasi kode Flutter yang ada yang ditulis dalam Dart menjadi pengalaman klien yang dapat disematkan di browser dan digunakan untuk server web apa pun. Kita dapat menggunakan semua fitur Flutter, dan kita tidak memerlukan plug-in browser.

https://flutter.dev/web

https://github.com/flutter/flutter_web

  • Progressive Web Application yang tersambung yang dibangun dengan Flutter
  • Embedded dengan konten interactive.
  • Embedding dengan konten dynamic di aplikasi mobile  Flutter.
https://www.nytimes.com/games/prototype/kenken#/

New York Times puzzle app adalah contoh Flutter Web.

– Flutter for Desktop

Flutter juga digunakan di desktop. kita dapat memeriksa pada repositori ini.

https://github.com/google/flutter-desktop-embedding

– Flutter for Embedded Devices

Flutter sudah berjalan di sistem operasi layar pintar yang memberdayakan orang-orang seperti Google Home Hub.

Fitur buatan Google untuk platform Smart Display ditenagai oleh Flutter. Ini berarti tindakan Google Assistant dapat berjalan dengan Aplikasi Flutter di tahun-tahun mendatang.

Mari kita lihat topik lain dari Flutter di Google I / O 2019:

Material Design

Library Material Components telah berkembang sejak Flutter diluncurkan. Mereka berbagi dengan kita tentang apa yang baru, bagaimana menggunakannya dengan library Bahasa Desain iOS yaitu Cupertino, dan bagaimana menerapkannya di berbagai ukuran layar, model interaksi, dan jarak tampilan.

Tooling and Ecosystem Updates

– Flutter 1.5

Pada Rilis Flutter 1.5.4 hadir dengan sejumlah pembaruan untuk iOS dan widget Bahan, peningkatan dukungan untuk eksperimen developer di web dan desktop, sejumlah pembaruan penting untuk plugin dan alat serta perbaikan untuk dua regresi dari Flutter 1.2. Semua pembaruan ada di sini:

https://medium.com/flutter-io/announcing-flutter-1-5-d203c6072e5c

– In App Purchase

Plugin Purchase dalam aplikasi sudah diterbitkan. Mengekspos API untuk melakukan pembelian dalam aplikasi melalui App Store (di iOS) dan Google Play (di Android).

https://pub.dev/packages/in_app_purchase

– Dart

Dart 2.3 dirilis dengan dukungan baru untuk fitur UI-sebagai-kode termasuk spread operator, collection if and collection for untuk; situs web dan  package site overhauled.

– Codelab

Dibawah ini  kita bisa mencoba Codelab baru dan materi lainnya yang diperbarui. Semua codelab harus dicoba yaa!

https://codelabs.developers.google.com/codelabs/google-photos-sharing/index.html#0


https://codelabs.developers.google.com/codelabs/google-maps-in-flutter/index.html#0

https://codelabs.developers.google.com/codelabs/flutter-cupertino/index.html#0

– ML-Kit Sample

Pada acara Google I/O 2019 , membagikan contoh aplikasi untuk menunjukkan data yang dikumpulkan dengan mudah dan melatih image, classification models.. Dengan aplikasi Flutter ini (berjalan di iOS dan Android) kita dapat membuat kumpulan data, berkolaborasi dalam pengumpulan data yang dilatih, dan kemudian memicu custom image classifier dari perangkat/device.

https://github.com/firebase/mlkit-custom-image-classifier/tree/master/flutter-app


– Demo App

Flutter Developer Quest Game yang di Built dan di  design oleh Emily Fortuna, Filip Hracek, and Matt Sullivan pada Google I/O 2019.  game’s animations tersebut di build  dengan Flare.

https://medium.com/2dimensions/flutter-developer-quest-game-at-google-i-o-2019-53971a56a524

Disana Mereka berbagi presentasi yang luar biasa tentang State Manajemen di Flutter. State Manajemen adalah salah satu topik terpenting dalam pengembangan Flutter. kita juga dapat menemukan rincian lebih lanjut dalam dokumentasi Flutter!

https://flutter.dev/docs/development/data-and-backend/state-mgmt

https://pub.dev/packages/provider

Conclusion

  • Produk Google Flutter di tahun-tahun mendatang akan menggunakan teknologi Flutter. Seperti Google Asisten, aplikasi Chromebook akan berfungsi dengan Flutter.
  • Flutter bukan hanya alat pengembangan ponsel untuk iOS dan Android.
  • Proyek Flutter dapat bekerja di mana saja (Android, iOS, Desktop, dan Web). Flutter adalah platform yang dapat kita kembangkan untuk menjalankan aplikasi di setiap layar!

Open chat
1
Hello, welcome to IMA Studio 🙌
Chat with us ! We are ready to help you :-)
Powered by